Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono
membatalkan 14 proyek lelang dini yang akan dianggarkan dalam APBD DKI 2017.
Menurut dia, lelang seharusnya dilakukan usai pembahasan KUAPPAS 2017 bersama
DPRD DKI Jakarta. - Agen Bola Tangkas
"Harusnya lelang setelah itu. Sehingga yang dilelang
jelas, programnya apa kemudian plafon anggarannya berapa itu jelas. Ini kan
melelang sebelum KUA-PPAS," ujar Sumarsono di Balai Kota Jakarta, Selasa
(1/11/2016). - Agen Tangkas Terpercaya
Dia mengatakan, Pemprov DKI harus menghormati peran DPRD DKI
dalam pembahasan anggaran dan menyebut pembatalan lelang itu akan diperkuat
dengan surat resmi. - Bola Tangkas Online
"Setelah KUAPPAS selesai, ada kesepakatan baru, mungkin
kita proses ulang lelangnya," ujar Soni.
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau
Ahok melelang dini agar sebuah proyek bisa langsung dikerjakan pada awal tahun
setelah APBD DKI 2017 disahkan dan penyelesaian proyek lebih cepat. - Tangkas Online
Sementara itu, menanggapi pembatalan proyek oleh Sumarsono,
Ahok menyatakan apabila gubernur telah menandatangani kebijakan umum APBD
plafon prioritas anggaran sementara (KUAPPAS), maka proyek sudah dapat
dilelang.
"Pak Sumarsono dapat informasi bahwa KUAPPAS belum
tanda tangan, sebetulnya dalam peraturan, kalau KUAPPAS sudah tanda tangan itu
sudah bisa lelang lebih awal," kata Ahok. -Tangkas Terpercaya
Dia menduga, Sumarsono mendapatkan informasi yang keliru
dari salah satu anggota DPRD DKI Jakarta.
"Mungkin ada beberapa oknum DPRD kasih informasi yang
salah, sebetulnya sudah tanda tangan. Makanya saya kira Beliau bukan orang
bodoh, kan dirjen dia, kalau tanda tangan KUAPPAS pasti setuju," ucap Ahok. - Situs Bola Tangkas
Proyek yang dibatalkan terdiri dari:
2 Proyek pembangunan rumah sakit
2 proyek pembangunan dan rehab sekolah
8 paket pembangunan rumah susun
2 proyek ruang publik terpadu ramah anak

Tidak ada komentar:
Posting Komentar