Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meluruskan
pernyataannya yang dikutip sejumlah media terkait komentar Presiden Joko Widodo
mengenai kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Darmin mengatakan
banyak media menulis bahwa dirinya mengatakan Presiden Jokowi keberatan dengan
kenaikan PNBP yang besarannya mencapai tiga kali lipat karena sangat
memberatkan rakyat. - Agen Bola Tangkas
"Saya merasa perlu meluruskan pemberitaan ini,"
ucap Darmin seperti dilansir Antara Surabaya, Minggu (8/1).
Dia menegaskan pernyataannya itu ditafsirkan dan
dikembangkan dengan sangat berlebihan oleh wartawan yang mewawancarainya.
"Memang saya dimintai komentar oleh wartawan terkait kenaikan PNBP tapi
saya sudah menolak untuk berkomentar," katanya. - Agen Tangkas Terpercaya
Mantan Gubernur Bank Indonesia ini memberikan gambaran
ketika itu dirinya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, ditanyai wartawan
pada hari pertama pemerintah mengumumkan akan ada kenaikan PNBP. Kebetulan pada
hari yang sama Presiden Joko Widodo baru saja menggelar Sidang Kabinet yang dihadiri
para menteri di Istana Bogor.
Setelah menolak berkomentar, lanjut Darmin, kemudian
wartawan ini bertanya, apakah Presiden Joko Widodo pernah berpesan tentang
kenaikan PNBP. - Bola Tangkas Online
"Nah, kalau soal pesan Presiden yang ditanyakan ini,
saya jawab memang pernah ada, yaitu Presiden berpesan agar kenaikannya tidak
terlalu tinggi yang membebani rakyat," ujarnya.
Namun, menurutnya, pesan yang disampaikannya kepada wartawan
itu, disampaikan Presiden jauh hari sebelum PNBP ditetapkan naik. Maksudnya,
bukan pesan yang disampaikan Presiden pada waktu Sidang Kabinet di Istana
Bogor. - Tangkas Asia
"Jadi waktu itu saya hanya menjelaskan secara umum
bagaimana Presiden memberi pengerahan terkait kenaikan PNBP, yaitu beliau
berpesan kalau tarif menyangkut rakyat banyak janganlah dinaikkan
tinggi-tinggi," tuturnya.
"Tapi ditafsirkan lain oleh wartawan, yaitu diberitakan
Presiden menyatakan itu di Istana Bogor, dikembangkan seolah Presiden
mengomentari lagi kenapa naik," ungkapnya. - Tangkas Online
Karenanya, Darmin merasa perlu meluruskan pemberitaan ini.
Darwin menambahkan pada saat itu dirinya menolak berkomentar terkait kenaikan
PNBP karena belum tahu kenaikannya berapa.
"Sampai sekarang pun saya juga tidak mau berkomentar
soal kenaikan PNBP. Saya hanya ingin meluruskan pemberitaan terkait pernyataan
saya soal komentar Pak Presiden itu," pungkasnya. - Situs Bola Tangkas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar