Agen Bola Tangkas - PT Freeport Indonesia membantah telah melakukan pengurangan
tenaga kerja sebagai imbas dari pelarangan ekspor konsentrat atau mineral
mentah sejak 12 Januari 2017. Pelarangan ekspor ini akibat imbas dari kebijakan
pemerintah terkait pengubahan status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK).
Berdasarkan interoffice memorandum yang dikeluarkan
perusahaan tambang Amerika Serikat yang dikeluarkan, hari ini, Minggu (26/2),
Freeport tak melakukan pengurangan pegawai secara besar-besaran. Raksasa
tambang ini hanya melakukan efisiensi berupa cuti ke tempat asal dan pembebasan
kewajiban pekerja (furlough).
Agen Tangkas Terpercaya - Perusahaan kita akan terus melaksanakan upaya-upaya
efisiensi lebih lanjut untuk memastikan bahwa perusahaan dapat bertahan, layak
secara finansial dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK),"
kutipan isi interoffice memorandum PTFI.
Furlough dilakukan bukan sebagai akibat dari suatu
pelanggaran hubungan industrial. Untuk itu, sesuai Perjanjian Kerja Bersama
(PKB) Pasal 17 ayat 6 serta Pasal 9 Butir h, maka tidak diperlukan tindakan
apapun yang dilakukan serikat pekerja.
Bola Tangkas Online - "Hal ini penting untuk dipahami agar tidak terjadi
kesalahan pemahaman. Penting sekali bagi kita untuk tetap menjaga keselamatan
kerja dan ketertiban sesuai dengan nilai-nilai perusahaan dan saling menjaga
agar kita dapat melewati masa sulit ini."
Sebelumnya, Hingga hari ini, PT Freeport Indonesia sudah
mengurangi 1.087 karyawan. Hal ini diketahui dari laporan manajemen Freeport
Indonesia kepada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perumahan Rakyat
(Disnakertrans-PR) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.
Tangkas Asia - "Data rekapitulasi pengurangan karyawan yang kami
terima dari manajemen Freeport hingga hari ini sudah mencapai 1.087
karyawan," ujar Kepala Disnakertrans-PR Mimika Septinus Somilena, seperti
dikutip Antara Timika, Kamis (23/2).
Selain menerima laporan rekapituasi dari manajemen Freeport,
Septinus mengatakan pihaknya juga menerima laporan dari perusahaan-perusahaan
yang merupakan kontraktor utama, privatisasi atau kontrak grup yang bekerja di
area Freeport itu.
Tangkas Online - "Data pada Rabu kemarin sebanyak 968 karyawan yang
telah dikurangi. Sebanyak 968 karyawan itu berasal dari kontrak grup sedangkan
karyawan Freeport sebanyak 40 orang, dan karyawan asing sebanyak 60
orang," katanya.
"Sedangkan hari ini kami telah mendapat laporan dari
Trakindo yang telah mengurangi sebanyak 119 karyawan, sehingga total 1.087
karyawan hingga hari ini," tambahnya.
Situs Bola Tangkas - Data tersebut, kata Septinus, akan segera dilaporkan ke
Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, dan setiap hari akan dilaporkan data terkini
untuk diketahui selain laporan langsung dari manajemen Freeport yang seharusnya
dilaporkan juga kepada Pemerintah Provinsi Papua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar