Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M
Syarif mengatakan, korupsi di Indonesia masih merajalela. Hal itu dapat dilihat
dari sekitar 600 pejabat tinggi yang sudah dijebloskan ke penjara selama KPK
berdiri. - Agen Bola Tangkas
"Kami memenjarakan 600 orang pejabat tinggi. Dari
menteri sampai Ketua MK. Ini bukan membanggakan, tapi sebenarnya membuktikan
korupsi masih banyak di Indonesia," ujar Laode di Kampus Universitas
Indonesia (UI) Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).
Laode menambahkan, dari hasil survei CSIS, disebutkan kalau
rasa percaya masyarakat kepada KPK karena suksesnya penuntutan dari KPK. Namun,
mereka tidak melihat dari aspek pencegahannya. - Bola Tangkas Online
"Itu menyedihkan karena kami banyak melakukan aspek
pencegahan. Provinsi Riau kita memenjerakan 3 gubernurnya. Tapi rasa percaya ke
KPK paling rendah malah di Aceh. Padahal ada banyak dugaan pidana di Aceh tapi
kami belum masuk ke sana," kata Laode.
Lebih jauh dia mengatakan, pada tahun 2002 Indonesia
mengalami kriris kepercayaan kepada lembaga penegak hukum dan peradilan bersih.
Berdirinya KPK juga membuktikan bahwa Indonesia butuh lembaga khusus yang
menangani korupsi. - Agen Tangkas Terpercaya
"Jadi UU KPK itu mencoba meregulasi pengadilan karena
mereka independen sehingga KPK punya dua fungsi, yaitu penyidikan dan
penuntutan. Jadi kami tidak punya pengaruh apa pun ke peradilan," ucap
Laode. - Tangkas Online
Dia juga mengatakan, KPK berdiri juga fungsinya untuk
memantau sekaligus koordinasi dengan pemerintahan. Sehingga, pihaknya bisa
melihat keseluruhan kebijakan pemerintah untuk memonitor sejauh mana pencegahan
korupsi berjalan. - Tangkas Terpercaya
"Fungsi kami memantau dan koordinasi, sehingga kami
bisa lihat seluruh kebijakan pemerintah. Kalau kami merasa itu timbulkan
korupsi kami minta Presiden untuk mengubahnya. Kami kordinasi ke lembaga
penegak hukum dan lembaga pemerintah lainnya," pungkas Laode.- Situs Bola Tangkas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar