SuperTangkas

Jumat, 26 Mei 2017

Berita Kriminal - Mantan Teroris Ali Fauzi Menduga Pelaku Bom Kampung Melayu Merupakan 'Pemain' Lama

Berita-Kriminal-Mantan-Teroris-Ali-Fauzi-Menduga-Pelaku-Bom-Kampung-Melayu-Merupakan-'Pemain'-Lama


Berita Kriminal - Dua ledakan terjadi dan mengguncang daerah Terminal Kampung Melayu yang terletak di Jakarta Timur pada Rabu malam. Bom saat ini diduga merupakan bom bunuh diri. Akibat dari bom tersebut terdapat 10 orang terluka serta tercatat lima orang meninggal dunia dimana tiga diantaranya merupakan aparat kepolisian yang gugur dalam tugas. Dua diantara korban tewas tersebut diduga merupakan bomber.

Pengamat dan juga mantan teroris, Ali Fauzi menyebut bahwa diduga ada peran dari 'pemain' lama yang merakit bol.

"Mungkin saja orang baru tapi mereka dapat ilmunya dari orang (teroris) lama. Jika hanya belajar merakit bom dari internet tentu tidak akan bisa. Harus ada tangan ketiga yang juga memberikan ilmu," ungkap adik kandung dari Amrozi dan juga Ali Imran ketika dihubungi pada Kamis (25/05/2017).

Yang jadi pertanyaan adalah siapa? "Iya mereka pernah berada di Afghanistan, Mindanao. Mereka sudah sangat ahli dalam hal merakit bom," ungkap Ali Fauzi yang juga pernah berperan sebagai Kepala Instruktur Perakitan Bom Jama'ah Islamiyah Jawa Timur.

Penjelasan Ali tersebut didasari dari bom yang diledakan oleh pelaku dan berdampak luas pada sekitarnya. Korban yang gugur yakni tiga orang polisi yang sedang dalam bertugas serta dua orang yang diduga sebagai pelaku yang tewas dalam ledakan. Selain lima orang yang menjadi korban tersebut, tercatat ada 10 orang yang terluka karena dampak ledakan tersebut.

"Pantauan saya, dari material bom yang digunakan lebih berbahaya dari yang sebelumnya," ujar Ali Fauzi yang membandingkan ledakan bom yang terjadi di Polres Surakarta, Samarinda, sarinah dan juga Tangerang.

Jika melihat dari target yang disasar, Ali Fauzi mengungkapkan bahwa tidak ada yang berbeda dengan kelompok-kelompok teror yang selama ini terjadi yakni tertuju kepada aparat kepolisian.

"Mereka Upgrade engineering, serta skill individu mereka. Aksi teror beberapa tahun lalu terkesan seperti main-main," katanya.

Ali Fauzi mengungkapkan terkait dengan ISIS, teror bom yang terjadi di Kampung Melayu, seperti efek domino dari teror global yang saat ini terjadi.

"Ini merupakan efek domino global. Hal itu merupakan sinyal bahwa di Indonesia mereka memiliki pejuang seperti versi mereka dan masih eksis. Kalau soal keterkaitan dari segi jaringan kemungkinan tidak. Akan tetapi dari kesamaan ideologi itu ada," ungkapnya.

Pada Rabu 24 Mei 2017 malam hari, Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur diguncang oleh ledakan bom yang terjadi. Saat ini polisi tengah menduga bahwa pelaku pemboman terdiri dari dua orang. Mereka tewas seketika ketika waktu kejadian ledakan bom tersebut.

Kepala Bagian Penerangan Umum DIvisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menduga bahwa pelaku dari bom bunuh diri tersebut merupakan teror dari Negara Islam Irak Suriah atau ISIS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar